kumpulan Puisi paling menarik Part 2
assalamualaiku sobat dikelanjutan dari puisi part 1 sebelumnya kali ini saya membagikan lagi di part 2 langsung saja disimak dan semoga bermanfaat
RENUNGANKU DIUJUNG SENJA
Semilar angin senja menghanyutkanku
Seakan mengundangku untuk keluar rumah
Suasana senja yang tenang dan damai
Membuatku tenggelam di alam lamunan
Saat
itu akku berfikir akan masa depan
Masa
dimana kita harus menentukan
Takdir
hidup yang sebenarnya
Takdir
hidup yang lebih baik dari sebelumnya
Tiba – tiba suara seruan adzan pun terdengar
Terlihat sang senja tlah berubah menjadi petang
Kucoba bangkit dari persinggahan
Dan kembali mengingat tuhan
BANGKITLAH INDONESIAKU
Engkau bangga dalam kekerasan
Saling menyerang untuk sebuah kegagalan
Pisau, clurit dan benda tajam
Telah menjadi alat kekuasaan
Kau hancurkan sebuah harapan
Yang
dikalungkan untuk masa depan
Korban
– korban pun berjatuhan
Tanpa
mengenal ampun atau belas kasihan
Merasa
bangga bunuh saudaranya
Atas dasar apa mereka menerkam?
Kekerasan bukanlah jalan keluar
Tak sadarkah kalian….
Hanya
dengan kalian nasib bangsa ini dipertaruhkan
Harapanmu
akan terpendam di pundak
Nasib
bangsa engkau yang menentukan
Tinggalkanlah
kebiasaan yang merugikan
Bangkitlah …
Gapailah sebuah angan
Belajarlah untuk menjadi yang terdepan
Dan berbahagialah di masa depan
SEBATANG NIKOTIN
DERITA TAK TERTANDINGI
Setiap hari dia
digunakan
Setiap tempat dia
dihabiskan
Kutemui disepanjang
jalan
Udara bersihpun dia
hancurkan
Kau hilangkan semenit nyawamu
Hanya demi sebatang nikotin ditanganmu
Kau hancurkan paru – parumu
Hanya demi sebatang nikotin berharga seribu
Bahaya
tak kau hiraukan
Ketagihan yang kau rasakan
Tak
ada kemauan untuk melawan
Tak
ada kemauan untuk menghentikan
Kau siakan waktumu untuk menghisapnya
Kau siakan jiwamu untuk menikmatinya
Kau siakan hartamu untuk memilikinya
Tapi hanya derita yang kau terima
IBU
Ibu …
Engkaulah malaikat penjaga dalam hidupku
Kaulah pelita dalam gelapku
Engkaulah pegangan dalam rapuhku
Engkaulah penolong dalam susahku
Begitu
besar kasih sayangmu ibu
Disaat
sakit kau meraawatku
Disaat
sulit kau membantuku
Disaat
ku susah, kugundah kau selalu ada untukku
Tak
pernah sedikitpun kudengar kau mengeluh
Ohh ibu … sungguh mulia hatimu
Mendidikku dengan penuh cinta dan kasihmu
Mendoakanku disetiap hembusan nafasmu
Menasehatiku dengan tutur kata indahmu
Engkaulah
wanita paling mulia
Memberi
kasih saying sepanjang masa
Menjaga
sekuat jiwa dan raga
Terimakasih
untukmu ibuku tercinta
TANGISAN HAtRU
Tak
kusangka waktu berlari kencang
Siang
berganti dengan petang
Matahari
berganti dengan bintang
Yang tlah menerbangkanku ke hari perpisahan
Hari yang sangat bermakna dan berkesan
Hati dan jiwa pun tertangis haru kemudian
Teringat masa lalu yang begitu mengesankan
Tak
punya nyali kuungkapkan kepedihan
Karena
ku tahu itu sangat menyakitkan
Tapi
ini semua sudah ketentuan dan kebijakan
Yang
tak bias lagi di elakkan
Ya Tuhan…
Semoga kelak mereka kembali
Dengan menggengggam kesuksesan
sekian dulu di part 2 ini sebelumnya saya juga membagikan puisi part 1 sekian wassalamualaikum

